Bulan keempat. Tiba-tiba di dalam otak saya tersirat sebuah keinginan. Saya ingin pergi ke Jakarta. Atau ke Bandung. Saya ingin menjelajah kota tersebut dan daerah-daerah disekelilingnya demi mendapatkan setting yang tepat untuk sebuah cerita yang sudah saya impikan sejak lama. Ah,,betapa menentukan setting pun penting dalam membuat suatu cerita. Bukannya saya belum pernah pergi ke Jakarta dan Bandung. Saya hanya belum pernah menetap dalam jangka waktu yang cukup untuk merasakan suasana disana. Katakanlah saat ini, saya mencoba meresapi dan membaur dengan keadaan itu lagi. Dalam kondisi dan tujuan yang berbeda.
Saya memang amatir, tapi jangan bilang saya tidak pernah mencoba. Saya pernah mencoba menciptakan setting khayal dalam imajinasi saya. But it doesn't work, semuanya jadi gagal total. Pernah juga saya menggunakan alat bantu sebagai referensinya. Terima kasih Tuhan, saya menemukan satu lokasi yang akhirnya bisa saya cantumkan ke dalam cerber yang saya buat. Tapi setelah saya mencoba lagi, tidak bisa. Hal itu terus berulang setiap kali saya mencoba. Tetap saja saya merasa ada yang kurang pas. Rasanya seperti ikan yang mencoba berenang di udara. Mencoba hidup dengan cara yang tidak semestinya.
Kenapa saya harus menyebrang ke pulau Jawa? padahal Palembang bisa ditempuh hanya dalam 6 jam saja. Apalagi Palembang sudah dianggap sebagai salah satu kota besar, dan juga memiliki banyak lokasi yang bisa dijelajahi dengan mudah. Hal itu menjadi perdebatan antara hati dan logika saya. Meskipun pada akhirnya logika saya mengalah. Dibiarkannya hati mengibarkan bendera kemenangan.
Saat ini, saya sibuk membrowsing tempat-tempat yang nantinya ingin saya jelajahi. Lengkap dengan akomodasi, transportasi, bahkan kalkulasi waktu. Semua itu dengan harapan agar tidak perlu menguras biaya terlalu banyak. Lucunya, saya sibuk untuk suatu hal yang belum tahu pastinya kapan akan terlaksana. Benar, entah kapan, entah bisa atau tidak.
And i think i'm gonna be crazy now.
Saya memang amatir, tapi jangan bilang saya tidak pernah mencoba. Saya pernah mencoba menciptakan setting khayal dalam imajinasi saya. But it doesn't work, semuanya jadi gagal total. Pernah juga saya menggunakan alat bantu sebagai referensinya. Terima kasih Tuhan, saya menemukan satu lokasi yang akhirnya bisa saya cantumkan ke dalam cerber yang saya buat. Tapi setelah saya mencoba lagi, tidak bisa. Hal itu terus berulang setiap kali saya mencoba. Tetap saja saya merasa ada yang kurang pas. Rasanya seperti ikan yang mencoba berenang di udara. Mencoba hidup dengan cara yang tidak semestinya.
Kenapa saya harus menyebrang ke pulau Jawa? padahal Palembang bisa ditempuh hanya dalam 6 jam saja. Apalagi Palembang sudah dianggap sebagai salah satu kota besar, dan juga memiliki banyak lokasi yang bisa dijelajahi dengan mudah. Hal itu menjadi perdebatan antara hati dan logika saya. Meskipun pada akhirnya logika saya mengalah. Dibiarkannya hati mengibarkan bendera kemenangan.
Saat ini, saya sibuk membrowsing tempat-tempat yang nantinya ingin saya jelajahi. Lengkap dengan akomodasi, transportasi, bahkan kalkulasi waktu. Semua itu dengan harapan agar tidak perlu menguras biaya terlalu banyak. Lucunya, saya sibuk untuk suatu hal yang belum tahu pastinya kapan akan terlaksana. Benar, entah kapan, entah bisa atau tidak.
And i think i'm gonna be crazy now.










tapi mbak, barangkali suatu saat akan terwujud loh, jadi nggak apa mempersiapkannya dari sekarang ^^
berjuang!
ayo dong ke jakarta ,kita ketemuan :)
sudah ke belitung kah? kabarnya bagus lo disana..
Wah, mudah2an kesampaian ya...sukses buat cerbernya :)
huahahaha... namanya juga orang lagi hamil.. suka aneh2 keinginannya. huaaa senangnya sudah hamil. semoga lancar ya sis :)
ke Riau aja....nanti ku ajak jalan2
Jadi kehamilannya udah masuk bulan keempat ya? Hati2 ya jaga kandungan.... Wah, ada calon keponakan yg akan lahir nih 5 bulan lagi... :D
*hugs*
please dont go too hard on yourself...,
im crossing my finger biar apa yg km plan bisa terlaksana sesegera mgkn ya hen... :)
Ga ada salahnya bikin plan walo semua masi tentative, jadi who knows, tb2 kesempatan itu dtg dan hrs segera diambil kan km ga kelabakan ngurus2 lg hehe...
Good luck, deary...
:)
Udah mbak... ke Macau aja sekalian... kan gak mahal... hehehe
Asyik... ada yg mau punya adik bayi ya...? Sayang Shasa belum punya adik sampai sekarang.. :(
ke Pekanbaru aja mba hen.. :P
@clara, mbak lina, mbak lidya, mbak ratu : thanks untuk motivasinya. jadi semakin kepengen. hahaha
@gogo : he-eh. dan semoga saja kalo rencana itu baru bisa terlaksana tahun depan, biaya akomodasi dll ga ada yang naik. hihihi
dan untuk teman-teman yang mengajak saya ke pekanbaru, riau, belitung, bahkan macau..doakan semoga saya dan suami dapat rejeki lebih, biar sarannya bisa terlaksana juga :D
Henny....
mau gak terusin kisah si Dasrun dan Madi??
cerbung tadi itu???
Mbak Iyha dan Mbak Herien ingin ceritanya tetap berlanjut tuh...
Kalo Henny berkenan...tidak keberatan, terusin yaa????
Wah... jadi malu sama semangatnya, hiks.
iya mbak emang butuh setting yang tepat ya :)
KAlo saya bikin cerita, saya nyari yang setingnya gampang, kaya deket tempat tinggal...
tapi masalahnya... saya suka lupa ngerjain novel saya sendiri, wuakakakakak...
ayo ke bandung de, nginep disini :)
Ayyyoooo berangkat ke Jakarta dan Bandung. Banyak temen2 blogger juga kan di dua kota itu, jadi nggak perlu bingung deh.
Just hit the road :)
jadi kapan ke Jakarta nih? hehee...btw, Hen..kamu udah pesen buku kumcer ku di nulis buku ya? Belum sampai ke kamu bukunya? Coba diimel lagi ke mereka. Biasanya sih 7 hari setelah pembayaran akan dikirim bukunya. Anyway, makasih ya sudah mau membeli. God bless.