Resep Mango Sticky Rice (Khao Niao Mamuang)

1 komentar Monday, October 9, 2017



Mango Sticky Rice atau Khao Niao Mamuang adalah makanan pencuci mulut (dessert) khas Thailand. Bahan dasarnya adalah beras ketan dengan saus santan yang direbus bersama daun pandan. Beras ketan nya sendiri juga direndam sebentar dengan saus santan dan menghasilkan rasa yang gurih dan legit. Begitu pula sausnya yang berpadu dengan asam-manis mangga. Benar-benar perpaduan yang mantap!

Saya sendiri kepengen makan mango sticky rice ini sejak hamil anak kedua (2015-2016) tapi karena di Lubuklinggau pada saat itu tidak ada yang jual jadi tidak kesampaian (satu lagi ngidam nya saya kepingin makan Dendeng batokok khas Merangin-Jambi). Eh..siapa bilang kalau ibu hamil ngidamnya harus dipenuhi, kalau tidak bayi nya ngences. Wallahu a'lam bishawab..Buktinya anak saya nggak! Jadi lama banget yaa saya nungguin mango sticky rice ini, dari masih hamil - anak lahir - digundulin - rambutnya tumbuh lebat barulah kesampaian. Padahal tidak ada yang sulit dalam membuat ini (kecuali karena buah mangga munculnya musiman) tapi setelah dipikir-pikir yang selama ini menahan saya untuk membuat sendiri adalah karena beras ketan tersebut harus direndam lama terlebih dahulu/semalaman. Nah saya sering lupa beli beras ketannya..makanya diundur terus. Udah ah kelamaan ceritanya, yuk disimak resepnya :

Mango Sticky Rice 
Resep dari Monic Simply Kitchen 
 Untuk 3 - 4 porsi 

 Bahan : 

· 250 gr beras ketan, cuci bersih kemudian rendam minimal 3 jam atau semalaman
· 100 ml santan kental instan 
· 400 ml air 
· 1 lembar daun pandan, simpulkan 
· 3 sdm gula pasir + 1 sdm untuk sausnya 
· 1 sdt garam 
· 1 sdm tepung maizena, larutkan dengan 2 sdm air (saya 1 1/2 sdm tepung jadi lebih kental) 
· wijen sangrai secukupnya untuk taburan 
· buah mangga secukupnya 

 Cara membuat : 

1. Kukus ketan sampai setengah matang, kurang lebih 15 menit.
2. Campur santan, air, daun pandan, gula pasir, dan garam. Aduk rata. Masak hingga mendidih sambil diaduk. Cicipi rasanya dan jika kurang manis bisa ditambahkan gula pasir. 
3. Pindahkan ketan yang sudah dikukus ke dalam mangkuk ukuran sedang, tuangkan 150 ml larutan santan tadi. Aduk hingga rata. 
4. Kukus kembali sampai matang, kurang lebih 20 menit. Angkat dan dinginkan. 
5. Saus: didihkan kembali larutan santan, tambahkan 1 sdm gula dan larutan maizena. Masak hingga saus mengental sambil diaduk. 
6. Cicipi rasanya, angkat dan dinginkan. 

 Penyajian : Ambil ketan secukupnya, bisa dicetak dengan mangkuk, beri potongan buah mangga, tuangkan saus santan secukupnya kemudian sajikan.


Saya sendiri merendam beras ketan sekitar 4 jam dan hasilnya menurut saya tidak terlalu lembut..rasanya seperti nasi rumah makan padang (gimana ya ngejelasinnya?) Entah karena ini kurang lama dikukus atau kurang banyak air rendaman santannya. Sepertinya harus coba lagi versi direndam semalaman. Untuk sausnya sendiri rasanya pas, tidak terlalu manis jadi tidak bikin eneg. Oh iya, santan nya saya menggunakan santan SUN kara (yang bentuknya segitiga) 60ml ditambah 1 bungkus santan bubuk Sasa dan air seperti dalam resep. Bukan karena mau coba-coba mengutak-atik resep yaaa.. tapi karena memang ini yang ada di dapur.

Di sebagian resep ada yang menambahkan bubuk vanilla ke dalam adonan saus. Saya sendiri tidak mencobanya karena menurut saya ini kan sudah pakai daun pandan, kalau ditambah vanilla nanti wangi pandan tidak tercium lagi.

Selamat mencoba.

Read On

Resep Puding Mangga (Behind The Scene)

0 komentar



Assalammu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh..

Minggu kemarin saya merasa produktif banget..semangat lagi menggebu-gebu buat bikin kue dan motret. Badan ini rasanya seperti dikasih dopping, nggak capek sama sekali, Alhamdulillah.

Heran nya, biarpun semangat tapi nggak tau apa yang mau dibikin, apa yang mau difoto, hahaha. Jadinya saya bolak balik ngecek tema @Uploadkompakan untuk hari Senin. Capek ngeliatin handphone terus malah ketiduran. Pagi besoknya (hari ini) cek ulang ternyata tema nya pudding. Pas banget anak bujang memang sudah berapa hari yang lalu merengek minta dibuatkan. Pas pula lagi ada stok mangga (musim mangga tlah tiba, yeay!) Langsung deh dieksekusi. Saya lupa resep ini dapat dari mana, ada screenshotnya di galeri handphone. Sayangnya saya bikin puding dingin ini saat sedang hujan..jadi rasanya kurang pas suasananya. Memang beberapa hari ini hujan melulu.



Puding Mangga Saus Vla

(5buah cetakan kecil)

Bahan:

- 250 gr mangga manis
- 500 ml susu cair
- 1/2 sachet agar-agar bubuk tanpa warna
- 75 gr gula pasir, 

Bahan saus vla:

- 500 ml susu cair
- 100 gr gula pasir
- 1 1/2 sdm maizena, dilarutkan dengan 2 sendok makan susu cair
- 1/4 sdt vanili bubuk  

Cara membuat:

* Siapkan cetakan puding, basahi permukaan loyang dengan air (supaya nanti puding mudah dikeluarkan dari cetakan). Sisihkan.

* Siapkan buah mangga, kupas dan potong menjadi ukuran kecil. blender hingga halus. Saring bubur mangga  dan buang seratnya. Sisihkan.
* Ambil sekitar 100 ml susu cair tuangkan di mangkuk kecil, masukkan agar-agar bubuk, aduk hingga agar-agar larut dengan baik. Sisihkan.  
* Tuang sisa susu cair dan larutan agar-agar ke dalam panci. Masukkan gula pasir masak dengan api sedang sambil diaduk hingga mulai mengeluarkan gelembung kecil tanda mendidih.  Tuangkan bubur mangga, aduk dan masak dengan api kecil hingga mendidih, segera matikan api. 
* Tuangkan larutan ke dalam cetakan dan biarkan hingga dingin.  
* Untuk Vla, masukkan semua bahan saus, masak dengan api kecil sambil diaduk-aduk hingga saus mendidih dan mengental. Matikan api, dan biarkan saus hingga dingin.


Saya melihat galeri instagram salah satu teman (bukan teman sih tepatnya, dia nggak kenal saya..saya cuma tahu namanya dan karena satu komunitas) isinya banyak sekali behind the scene foto-fotonya. Yang membuat saya tertarik, beliau beberapa kali memasukkan blocker saat memotret (sementara saya sama sekali belum pernah coba blocking cahaya) Tertarik, saya pun ikut mencoba.


Kira-kira seperti itulah setting yang saya buat. Sedangkan hasilnya seperti di bawah ini :


Data Exif 1/60 f/5 ISO 320

Tangannya minta dibantuin sama Pak Suami (untung aja mau, padahal biasanya nggak mau bantuin :D ) Saus vla yang agak kental ini jadi keuntungan buat saya, sebab tidak langsung jatuh ketika mau dituang ke puding mangga. Dibandingkan foto motion yang sebelumnya menurut saya yang ini lumayan (ya iyalah sausnya nggantung) meski masih harus belajar lagi.

Read On