Sarapan Sehat Roti Gandum

0 komentar Tuesday, October 27, 2015


ternyata makan selembar roti gandum dan minum kopi pahit
cukup bikin kenyang sampai jam 2 siang

Seumur hidup saya baru kali ini makan roti gandum. Kalau bubur gandum (oatmeal) sih sering. tapi kalau roti gandum beneran baru kali ini. Biasanya saya beliin DJ roti biasa, tanpa kulit (kadang juga pake kulit, angin-anginan :D) dan biasanya sebungkus roti itu habis dalam sehari karena DJ suka bolak balik makan roti. Sampai aku kepikiran, apa roti nggak bikin kenyang? (atau anakmu yang doyan makan hen? perlu diketahui, selain makan roti dia juga makan nasi sehari 3x). 

Akhirnya karena penasaran, saya beli roti gandum. Saya sendiri sudah nyobain makan selembar dan rasanya memang beda daripada roti biasa, lebih padat dan tentunya lebih bikin kenyang. DJ sendiri makan selembar langsung stop (dan diulangi 2 jam kemudian. Yah..setidaknya bukan dimakan tiap 5 menit sekali :D). Berikut keterangan dari  artikel yang saya baca : 

Roti gandum dibuat dengan tepung gandum atau ada juga yang diolah dari biji-biji gandum utuh. Karena itu, kaya akan serat dan nutrisi. Roti gandum dapat dijadikan pilihan alternatif bagi yang sedang diet atau bagi para diabetes karena roti ini rendah lemak, rendah kadar gula, serta lebih rendah kalorinya dibandingkan roti putih biasa. Sebagaimana dilansir Boldsky, Senin (23/7/2012), roti gandum berwarna cokelat akibat dari warna biji-bijian murni di dalamnya. Roti ini memiliki nilai gizi lebih daripada roti putih karena mereka mempertahankan kuman baik dan bagian dedak gandum alami. Hal inilah yang membuat roti gandum baik untuk kesehatan. Roti gandum juga kaya akan vitamin E dan asam lemak esensial yang baik untuk kesehatan karena dapat dicerna dengan mudah. (sumber : okezone)


Lalu roti gandum dimakan plain aja gitu? Nggak lah..mungkin dicelup teh manis juga enak tapi saya lebh memilih selai strawberry. Kenapa? karena buah strawberry lagi susah dicari di sini jadi saya nggak bisa bikin selai sendiri, hehehe (alasannya nggak jelas). Selain selai strawbery, selai kacang juga bisa dijadikan pilihan yang pas buat nemenin roti gandum karena ternyata selai kacang nggak bikin gembuk (serius! tadinya saya juga nggak percaya sampai akhirnya ketemu artikel ini dan ini


selain untuk isian dalam roti, selai strawberry juga sering saya pakai
untuk lapisan dalam cake


Makanannya udah, minumannya? Biasanya saya minum susu atau teh pahit di pagi hari. Tapi seringnya perut berasa mau muntah tiap minum teh pahit. Beberapa hari yang lalu coba-coba ikutin bapaknya DJ minum kopi, tapi cuma tahan 1 kali sehari.


kopi tanpa gula, pait pait pait..

Minum kopi sendiri ada sisi baik dan buruknya. Sisi baiknya adalah mencegah beberapa macam penyakit sedangkan sisi buruknya juga bisa menimbulkan penyakit. Jadi jalan tengahnya, minum kopi tanpa gula cukup sekali, di pagi hari 

Stay Healthy!


Read On

White On White Marshmallow

0 komentar Sunday, October 25, 2015


Belinya di Alf***** sengaja cari yang putih-putih buat tema White On White


Kalau disuruh mikirin makanan apa yang warnanya putih, yang paling pertama muncul di otak saya pasti marshmallow. Meskipun akhirnya baru nyicip setahun yang lalu, tapi marshmallow ini sudah sering wara-wiri tiap saya nonton film barat sampai akhirnya selalu ngebayangin gimana sih rasanya makanan ini? Pernah saya googling resepnya dengan harapan bisa bikin sendiri, tapi sayangnya banyak bahannya yang tidak tersedia di sini (plus akhirnya saya tahu ternyata ini makanan full gula, hahaha *gigi langsung ngilu*). Kali kedua saya ke supermarket, ketemu marshmallow lagi tapi warna-warni pastel dengan bentuk kepang. Mungkin lain kali saya beli juga buat dipotret :D


botolnya saya cat warna putih juga, nggak di cat sih, lebih tepatnya "disiram"

Menurut saya foto ini agak bluish (atau cuma di layar komputer saya aja keliatan gitu?) dan dibandingkan marshmallow bulat begini saya lebih suka yang bentuknya tabung (eh, apa sih namanya? tabung atau silinder?) alasannya, yang bentuk silinder itu bisa ditusuk pake tusuk sate trus dibakar di api unggun (mulai deh, ngebayangin film barat). Insyaallah saya kepengen piknik sekeluarga, trus bikin api unggun sambil ngebakar marshmallow. Amin.

Note : foto ini nggak saya setor ke wfpp karena sewaktu mau diupload listrik tiba-tiba padam, jadi saya nggak tahu ini foto benar atau salah :(


Read On

Vanilla and Mocca Oreo Ice Cream

0 komentar Wednesday, October 14, 2015



Resepnya dapat dari mbak Uie  beberapa hari yang lalu. Cuaca panas (plus saya malas belanja ke pasar) dan bahan-bahannya kebetulan masih ada di dapur jadi langsung saya eksekusi. Awalnya rada bingung, ini eskrim harus didinginkan berapa lama? Jadi biar DJ nggak ngintip-ngintip kulkas melulu saya bikinnya malam-malam. Besoknya sudah bisa dimakan.

Ice cream base 
Bahan : 
- 200 gr tepung whipping cream 
- 400 ml air es 
- 1/2 kaleng susu kental manis putih 
- Pasta Moka
- 7 Keping biskuit oreo, pisahkan dari krim, hancurkan

 Cara mambuat : 
- campur tepung whipping cream dan air es, aduk hingga larut 
- kocok whipping cream dengan mixer hingga mengental dan kaku. 
- masukkan susu kental manis dan kocok kembali hingga rata 
- bagi adonan menjadi 2 bagian, 1 bagian diberi pasta moka dan oreo, aduk kembali.
- masukkan ke dalam wadah, bekukan 

 Note dari mbak Uie : 
- bisa juga pakai skm coklat biar jd eskrim coklat 
- kalau mau yg ga terlalu kental eskrimnya bisa jg ditambahkan susu uht lho - pakai fresh cream jg bisa, tp pastikan yg bisa buat whipped cream.


Tentang motret...

Awalnya saya prepare properti cantik macam mangkuk eskrim, alas foto putih dengan harapan bisa motret bright , tapi apa daya jadinya malah hazy (atau kabur?) Jangan ditanya jadinya gimana, cukup saya aja yang tau :(

Eh tapi kalo motret eskrimnya aja nggak terlalu jelek sih, meskipun saya tetap aja nggak sreg.


Kecewa dengan foto yang di dalam mangkuk, saya langsung beresin properti sementara DJ langsung ngadepin eskrim sambil selonjoran di lantai sambil nanya "Sudah boleh dimakan belum, Nda?". Gatel karena masih belum dapat foto yang pas saya pun jepret lagi asal-asalan. Tanpa alas foto putih. Begini hasilnya : 


jadi moody begini, masih kurang cahaya di kanan bawah tapi aku suka banget liat es krim yang di dalam wadah



yang ini pakai reflektor, eskrim di dalam mangkuk nggak gelap-gelap banget

Dari sini saya sadar, bahwa kekurangan saya adalah nggak pernah mau ngebongkar setting yang sudah saya buat (repot bo'..mana waktu motretnya kan selalu buru-buru) tapi ternyata emang ga boleh cepat merasa puas, harus bisa ngeliat kurangnya di mana, trus langsung coba setting lain. Semoga ada kesempatan untuk saya keringetan motret berjam-jam buat dapetin foto yang pas. :D


Read On

Bandrek Susu

0 komentar Monday, October 12, 2015


Biasanya bandrek jadi minuman sore hari, ini lagi rajin banget bikin ginian pagi-pagi

Bandrek lovers mana suaranyaaa????!!!

Dibandingkan dengan minuman dingin saya lebih suka minuman hangat. Hangat loh ya, bukan panas. Kalo panas mah nggak doyan soalnya repot harus nungguin agak dingin. Tapi hal itu nggak berlaku untuk bandrek. Menurut saya bandrek itu mau diminum dingin atau hangat itu sama enaknya. Mungkin karena banyak kandungan rempah-rempah di dalamnya yang menghasilkan efek hangat jadi biarpun minumnya pake es tetap aja enak di perut.

Bandrék adalah minuman tradisional orang Sunda dari Jawa Barat, Indonesia, yang dikonsumsi untuk meningkatkan kehangatan tubuh. Minuman ini biasanya dihidangkan pada cuaca dingin, seperti di kala hujan ataupun malam hari. Bahan dasar bandrék yang paling penting adalah jahe dan gula merah, tetapi pada daerah tertentu biasanya menambahkan rempah-rempah tersendiri untuk memperkuat efek hangat yang diberikan bandrék, seperti serai, merica, pandan, telur ayam kampung, dan sebagainya. Susu juga dapat ditambahkan tergantung dari selera penyajian. Banyak orang Indonesia percaya bahwa bandrék dapat menyembuhkan berbagai penyakit ringan seperti sakit tenggorokan, batuk, dan lain sebagainya. (sumber : Wikipedia) 
Dulu saya dan suami suka keliling nyobain warung-warung yang jualan bandrek. Dari terminal atas, pasar mambo sampai ke warung gorengan belakang rumah. Salah satu pengalaman unik adalah ketika kami menemukan warung bandrek pinang muda. Kami penasaran dan langsung nyobain. Ternyata buah pinangnya dipotong, lalu diblender dan dimasukkan ke air jahe kemudian ditambahkan susu kental manis. Rasanya? enak-enak sepet. Gimana ya jelasinnya? seperti ada rasa kesat di lidah. Meskipun saya tahu khasiat dari buah pinang muda (setelah tanya sama google) tapi tetap aja kurang suka.

Baru-baru ini karena tema di 52WFPP adalah minuman hangat saya mencoba membuat bandrek. Ternyata cara membuatnya cukup mudah. Jahe dan gula merah yang sudah diiris direbus bersama daun pandan dan serai, kemudian tambahkan sedikit merica (saya blender kasar jahe dan batang serai). setelah masak kemudian di saring. Selanjutnya saya beri susu kental manis. Rasanya wuenak polll !! Selain mengobati sakit tenggorokan dan batuk, bandrek juga menghilangkan masuk angin.

Yuk dicobain :)

Read On

Healthy Meal. Giveaway Kantin @Birulangitt

0 komentar Wednesday, October 7, 2015


Maafkan penampakan napkin kucel bin kudel

Oke deh, saya ngaku kalo kudet. Baru setahun terakhir ini saya tahu ada diet yang menjamin berat badan turun 4-8 kg hanya dalam 13 hari, namanya Diet Mayo. Dan ternyata model diet ini digandrungin para artis macamnya Mona Ratuliu dan Fitri Tropika. Beberapa orang di instagram yang saya follow juga sudah nyobain ini (saya rajin ngikutin karena kepengen tahu menu-menu nya) yang ternyata ribet. Menu diet mayo pantang menggunakan gula dan garam. Jadi makanannya hambar? iya, cuma dibumbuin dengan rempah-rempah dan bumbu dapur. Baru gitu aja saya udah ngerasa berat soalnya itu artinya saya harus memasak terpisah makanan buat saya dan untuk suami plus DJ. Nah, saya ini nggak doyan kelamaan di dapur (untuk masak ya, kalo baking mah beda ceritanya), jatah saya buat masak dari prepare sampai beres-beres cuma 1 jam. Kalau masaknya di pisah-pisah berarti ada printilan masak yang dobel. Kalau ada printilan dobel berarti beres-beresnya juga dobel (ah, bilang aja kalo kamu malas, hen)

Di tengah kegalauan saya ngeliatin menu-menu diet mayo yang ngilerin karena isinya macam-macam, saya kenalan dengan mbak Mimi yang usut punya usut ternyata salah satu kompakers Palembang. Dan setelah kita kopdar (aduh, istilahnya jadul banget yak) baru deh saya tahu ternyata beliau ini yang punya kantin di bandara SMB dan ngejual paket untuk diet mayo delivery juga.

Saya sendiri sudah tanya-tanya langsung sama mbak mimi, tentang kisaran harga paket dan keuntungan yang kita dapat dari diet mayo itu. Sayangnya saya pulang ke Palembang cuma sebentar-sebentar. Jadi nggak sempat nyicipin menu diet mayo buatan mbak mimi.

Akhir September kemarin saya lihat di instagramnya mbak mimi dan kantin Biru Langit ada woro-woro giveaway. Hadiahnya pempek dan goodie bag. Aaaah, aku langsung bersemangat. Karena tema nya healthy meal, jadilah saya foto gado-gado.

Wish me luck!

Read On

Otak-Otak Ikan

0 komentar Saturday, October 3, 2015


Konsep foto ini jajanan pinggir jalan. Udah bener belum?

Jujur, ini sambil ngetik saya sambil mupeng. Otak-otaknya sudah habis sih, tapi rasanya belum puas. Memang tadi cuma beli lima biji, nggak ada rencana buat dipotret karena sudah kesorean. Tapi yaaa..kok ini warung gorengan yang di samping rumah penjualnya lagi libur. Jadi aja deh emak DJ numpang di lapaknya. 

Sewaktu saya upload ke instagram ada salah seorang teman yang nanyain resepnya. Sekalian deh saya tulis di sini, siapa tau ada yang mau coba bikin.

Otak-Otak Ikan

Bahan : 
- ikan kakap giling 1/4kg
- telur 1bh
- santan 125 ml
- bawang merah, ketumbar, merica, garam, gula secukupnya 
- tepung sagu 100 gr (kurang lebih)
- daun pisang
- daun bawang secukupnya (diiris)
- lidi atau streples
- sambal botolan, beri sedikit air matang, aduk rata.

Cara membuat :
- Blender bawang merah, ketumbar, merica, gula dan garam, setelah halus masukkan ikan giling, blender sampai rata. 
- Pindahkan ke baskom, tambahkan daun bawang iris dan sagu sedikit demi sedikit sampai adonan jd lembek tapi tidak terlalu encer
- taruh di daun pisang, gulung, sematkan lidi agar tidak terbuka (supaya praktis aku pake streples)
- Panggang atau kukus 20 menit atau sampai daun menjadi kering.

Catatan : untuk ikan giling, saya pakai ikan kakap karena ikan tenggiri harganya mahal banget. Bisa juga pakai ikan gabus, atau ikan apa aja deh. Baru-baru ini saya nyicipin tekwan dengan bahan ikan sarden. Enak juga kok.

Selamat mencoba ^^

Read On