Masak Non MSG


Menurut komentar dari teman-teman wfpp, itu sendok dan garpu too cute to be there.
iya sih,

Sebagai emak yang hobi nyobain resep baru, saya termasuk jarang memasak daging dan seafood. Jujur, selama 5 tahun menikah, saya cuma memasak daging 3 kali. Pertama sewaktu masih tinggal di rumah mertua (FYI, sudah dibumbui, tinggal digoreng), kedua dibikin sup daging, ketiga dibikin semur. Dua yang terakhir itu dikomentarin suami "alot kayak sendal" *hiks*. Sejak itu saya malas masak daging, alasan saya ke suami : kalo beli daging harus ke pasar sementara saya tiap hari belanja di warung. (padahal seminggu kadang 3x ke pasar, tapi tetap aja nggak pernah beli daging). Gitu juga dengan seafood. Meski saya pecinta cumi, udang dan kepiting tapi masak seafood hampir nggak pernah. Di sini harga udang (terakhir update) ukuran kecil-sedang aja sekilo 140rb, cumi nggak saya tanyain, kepiting? malah nggak ada yang jual. 

Pernah beberapa minggu yang lalu, DJ rewel tiba-tiba kepengen makan udang. Karena paginya saya banyak kerjaan, jadi nggak sempat ke pasar siangnya kami pergi ke salah satu rumah makan khas Musi Rawas. Saya dan suami makan pindang ikan, DJ makan udang satang. Ukurannya kecil sih, dagingnya cuma segede jempol saya. Sewaktu bayar, udang itu harganya 40rb. Saya dan suami cengar-cengir lirik-lirikan. Untung tadi cuma makan satu, hahaha.

Jadi, pilihan lauk yang jadi menu sehari-hari cuma : ayam, ikan (ikan patin, ikan nila, ikan sarden, ikan tongkol. nggak usah ngarepin ikan salmon deh, ga bakal ada di sini) dan telur. dan karena suami termasuk mudah bosan makan ayam,,jadi seringnya masak ikan.

Biasanya saya beli ikan di pasar, langsung minta dibersihin dan dipotong-potong. Jadi di rumah tinggal dicuci bersih trus dibumbuin. Dulu sih nggak mau repot, tinggal beli bumbu instan untuk ikan goreng, beres. Tapi semenjak saya mulai strict dengan msg jadi nggak mau lagi pakai bumbu instan dan sekarang merendam ikan, ayam dan tempe saya selalu pakai lemon/jeruk nipis, bawang putih dihaluskan dan sejumput garam. Nasi goreng? bawang putih-bawang merah, kecap manis, garam, sedikit kaldu alania. Sambal terasi? terasi bakar, tomat ceri, gula, garam. Bahkan jajan bakso atau mie ayam pun saya selalu pesan nggak pake micin/msg. Nggak bermaksud menjatuhkan pedagang yang makanannya menggunakan msg ya..saya cuma mau hidup sehat. 

0 komentar: