Resep Mango Sticky Rice (Khao Niao Mamuang)



Mango Sticky Rice atau Khao Niao Mamuang adalah makanan pencuci mulut (dessert) khas Thailand. Bahan dasarnya adalah beras ketan dengan saus santan yang direbus bersama daun pandan. Beras ketan nya sendiri juga direndam sebentar dengan saus santan dan menghasilkan rasa yang gurih dan legit. Begitu pula sausnya yang berpadu dengan asam-manis mangga. Benar-benar perpaduan yang mantap!

Saya sendiri kepengen makan mango sticky rice ini sejak hamil anak kedua (2015-2016) tapi karena di Lubuklinggau pada saat itu tidak ada yang jual jadi tidak kesampaian (satu lagi ngidam nya saya kepingin makan Dendeng batokok khas Merangin-Jambi). Eh..siapa bilang kalau ibu hamil ngidamnya harus dipenuhi, kalau tidak bayi nya ngences. Wallahu a'lam bishawab..Buktinya anak saya nggak! Jadi lama banget yaa saya nungguin mango sticky rice ini, dari masih hamil - anak lahir - digundulin - rambutnya tumbuh lebat barulah kesampaian. Padahal tidak ada yang sulit dalam membuat ini (kecuali karena buah mangga munculnya musiman) tapi setelah dipikir-pikir yang selama ini menahan saya untuk membuat sendiri adalah karena beras ketan tersebut harus direndam lama terlebih dahulu/semalaman. Nah saya sering lupa beli beras ketannya..makanya diundur terus. Udah ah kelamaan ceritanya, yuk disimak resepnya :

Mango Sticky Rice 
Resep dari Monic Simply Kitchen 
 Untuk 3 - 4 porsi 

 Bahan : 

· 250 gr beras ketan, cuci bersih kemudian rendam minimal 3 jam atau semalaman
· 100 ml santan kental instan 
· 400 ml air 
· 1 lembar daun pandan, simpulkan 
· 3 sdm gula pasir + 1 sdm untuk sausnya 
· 1 sdt garam 
· 1 sdm tepung maizena, larutkan dengan 2 sdm air (saya 1 1/2 sdm tepung jadi lebih kental) 
· wijen sangrai secukupnya untuk taburan 
· buah mangga secukupnya 

 Cara membuat : 

1. Kukus ketan sampai setengah matang, kurang lebih 15 menit.
2. Campur santan, air, daun pandan, gula pasir, dan garam. Aduk rata. Masak hingga mendidih sambil diaduk. Cicipi rasanya dan jika kurang manis bisa ditambahkan gula pasir. 
3. Pindahkan ketan yang sudah dikukus ke dalam mangkuk ukuran sedang, tuangkan 150 ml larutan santan tadi. Aduk hingga rata. 
4. Kukus kembali sampai matang, kurang lebih 20 menit. Angkat dan dinginkan. 
5. Saus: didihkan kembali larutan santan, tambahkan 1 sdm gula dan larutan maizena. Masak hingga saus mengental sambil diaduk. 
6. Cicipi rasanya, angkat dan dinginkan. 

 Penyajian : Ambil ketan secukupnya, bisa dicetak dengan mangkuk, beri potongan buah mangga, tuangkan saus santan secukupnya kemudian sajikan.


Saya sendiri merendam beras ketan sekitar 4 jam dan hasilnya menurut saya tidak terlalu lembut..rasanya seperti nasi rumah makan padang (gimana ya ngejelasinnya?) Entah karena ini kurang lama dikukus atau kurang banyak air rendaman santannya. Sepertinya harus coba lagi versi direndam semalaman. Untuk sausnya sendiri rasanya pas, tidak terlalu manis jadi tidak bikin eneg. Oh iya, santan nya saya menggunakan santan SUN kara (yang bentuknya segitiga) 60ml ditambah 1 bungkus santan bubuk Sasa dan air seperti dalam resep. Bukan karena mau coba-coba mengutak-atik resep yaaa.. tapi karena memang ini yang ada di dapur.

Di sebagian resep ada yang menambahkan bubuk vanilla ke dalam adonan saus. Saya sendiri tidak mencobanya karena menurut saya ini kan sudah pakai daun pandan, kalau ditambah vanilla nanti wangi pandan tidak tercium lagi.

Selamat mencoba.

1 komentar:

  • wah aku belum tertarik nyoba makanan yg satu ini mbak
    nah kalo dendeng batokok aku juga suka
    pernah bikin yg ala2 hahahaa
    yg penting cocok sama lidah aja
    entah bener apa gk yg penting edible LOL